Kasus Bank Century dan Bank IFI Bukan Karena Krisis

Kasus Bank Century dan Bank IFI Bukan Karena Krisis

- detikFinance
Senin, 20 Apr 2009 12:41 WIB
Kasus Bank Century dan Bank IFI Bukan Karena Krisis
Jakarta - Bertubi-tubi masalah perbankan mencuat sejak krisis global melanda. Namun pemerintah menegaskan, terpuruknya nasib Bank Century dan Bank IFI karena kinerja yang memang sudah memburuk sejak sebelum krisis.

Demikian disampaikan Menkeu sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani di kantornya, Jl Wahidin Raya, Jakarta, Senin (20/4/2009).

"Itu (Bank Century dan Bank IFI) sebenarnya bukan persoalan pada saat ini. Ia sudah sakit sebelum krisis," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, Bank IFI sudah masuk pengawasan sejak September 2008. Sebelum itu pun bank ini sebenarnya sudah bermasalah namun pemiliknya tidak mau menambah modal. Demikian juga dengan Bank Century, yang jika ditelusuri sudah mengidap 'penyakit' dalam tata kelola kinerja perusahaan.

"Kalau bank yang dikelola baik akan meminta BI untuk mengawasi dengan baik dan melakukan berbagai antisipasi adanya ritme perekonomian yang saat ini melemah karena ada faktor ekonomi global. Tapi tidak diharapkan membuat bank-bank kemudian tergerus asetnya yang berpengaruh pada kinerjanya," katanya.

Sri Mulyani menambahkan, meski kini LPS akan menjamin dana nasabah sesuai aturan, namun pemegang saham pengendali tetap akan bertanggungjawab secara keseluruhan.

"Pada akhirnya, pemegang saham pengendali yang akan bertanggungjawab terhadap keseluruhannya," tambahnya.

Bank Century diambilalih oleh pemerintah karena tidak bisa mengembalikan dana nasabah sementara Bank IFI dilikuidasi karena seretnya modal dan membengkaknya kredit macet.

Β 

(lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads