Β Β Β Β Β Β
Perolehan DPK tersebut difokuskan kepada 40.000 lembaga keuangan mikro (LKM) diseluruh Indonesia.
Melalui LKM, Bank Andara akan memberikan layanan kepada jutaan orang yang saat ini kurang memiliki akses ke sektor keuangan formal dengan cara menyediakan berbagai jenis produk dan jasa keuangan yang sebelumnya hanya bisa diberikan kepada bank-bank berskala besar.
Demikian dikatakan oleh Direktur Utama PT Bank Andara, Paulus Wiranata, dalam acara Launching Bank Andara di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (20/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, untuk tahun 2009 ini Andara masih akan mengalami penyesuaian dan pada akhir tahun perolehan laba masih akan negatif.
"Laba masih akan negatif di akhir tahun, karena Bank Andara baru mulai start dan belum ada income, dan diproyeksikan positif pada tahun 2010," tutur Paulus.
Untuk mendukung ekspansinya, Paulus mengatakan Bank Andara masih akan menambah modalnya. "Permodalan saat ini sekitar Rp 135 miliar yang berasal dari empat investor besar," katanya.
Investor yang terbesar, lanjut Paulus, yakni Mercy Corps sebesar 42 persen, kemudian International Financial Corporation sebesar 20 persen, Cordaid sebesar 13, Hivos-Trifors Fund sebesar 17 persen dan Bapak I Wayan Gatha sebesar 11 persen.
"Masih ada beberapa investor besar, dan nantinya permodalan akan bertambah menjadi Rp 175 miliar di tahun 2009 ini, namun masih terlalu dini untuk menyebutkan investor-investor tersebut," jelas Paulus.
(dru/lih)










































