Aneka Rasa Para Karyawan Bank IFI

Aneka Rasa Para Karyawan Bank IFI

- detikFinance
Senin, 20 Apr 2009 16:54 WIB
Aneka Rasa Para Karyawan Bank IFI
Jakarta - Likuidasi Bank IFI membuat para karyawan kini harus menghadapi kenyataan pahit PHK. Sebagian menghadapinya dengan gamang karena sudah 'berumur', namun sebagian lagi merasa pede dengan berbekal skill dari Bank IFI.

Seperti dituturkan seorang karyawan bagian gudang kantor pusat Bank IFI yang tidak mau disebutkan namanya. Ia mengaku menghadapi likuidasi Bank IFI ini dengan gamang.

"Sekarang ini saya itu ibarat menanti hari, bukan menghitung hari ya, sebab belum tahu apa kedepannya. Soal pesangon katanya dapat, tapi belum pasti berapanya," jelas karyawan bagian gudang yang sudah bekerja selama 15 tahun itu ketika ditemui detikFinance di Plaza ABDA, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (20/4/2009).
 
Ia menjelaskan sejak pengumuman pembekuan Bank IFI, rekan-rekannya di Bank IFI sudah mulai banyak yang ancang-ancang untuk mencari pekerjaan baru dengan mengontak beberapa rekannya.
 
"Tinggal saya, umur saya sudah 40, ini ngaruh dengan penerimaan saya di perusahaan baru nantinya. Mulai dari nol lagi deh," jelasnya.
 
Menurutnya karyawan-karyawan yang masih muda dengan berpenampilan menarik misalnya untuk bagian front office tentunya akan lebih mudah pindah pekerjaaan. Apalagi umumnya mereka dibekali dengan skill yang memadai.
 
"Kalau sudah begini, saya serahkan saja sama yang diatas," keluhnya.
 
Sementara bagian petinggi bidang IT kantor pusat Bank IFI yang tidak disebutkan namanya mengatakan, meskipun ia sebagai tenaga kerja terdidik yang notabennya lebih mudah pindah kerja. Namun dengan faktor usia yang sudah mendekati usia tidak produktif, posisi empuk sebelumnya tidak menjamin mendapat pekerjaan dengan posisi semula di kantor yang baru.
 
Reaksi berbeda disampaikan seorang petugas keamanan di kantor pusat Bank IFI yang tidak disebutkan namanya. Ia mengatakan berdasarkan informasi yang ia dapat, karyawan bidang keamanan relatif lebih bernafas lega. Menurutnya, kelima satpam di kantor pusat akan diberhentikan paling terakhir dibandingkan dengan karyawan lainnya.
 
"Saya baru dengar-dengar saja pembicaraan antar teman, kalau pihak manajemen belum memberi tahu secara resmi," katanya.
 
Bahkan satpam tersebut sangat optimistis kalau nasib pekerjaannya masih bisa bertahan hingga 4 tahun kedepan karena selama kurun waktu itu bidang keamanan ditugaskan untuk menjaga aset-aset Bank IFI selama proses pasca lukuidasi.
 
"Kita sih bersama 5 satpam lainnya optimis, setidaknya 4 tahun kedepan masih aman. Setidaknya sebelum satu tahun berakhir kita mulai siap-siap," katanya.
 
Meskipun ia tidak tahu pasti apakah ini akan berlaku bagi karyawan pekerja satpam lainnya di kantor-kantor cabang Bank IFI lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads