Kinerja Bank-bank Kecil Tak Terimbas Likuidasi Bank IFI

Kinerja Bank-bank Kecil Tak Terimbas Likuidasi Bank IFI

- detikFinance
Jumat, 24 Apr 2009 15:54 WIB
Kinerja Bank-bank Kecil Tak Terimbas Likuidasi Bank IFI
Jakarta - Pencabutan izin PT Bank IFI (Bank IFI) oleh Bank Indonesia (BI) tidak berdampak negatif kepada industri perbankan maupun pasar uang antar bank (PUAB).

Pencabutan izin Bank IFI juga tidak akan menurunkan kepercayaan nasabah terhadap bank kecil tidak benar. Sampai saat ini, kinerja bank-bank kecil masih baik dan terus meningkat.

Demikian dikatakan oleh Kepala Biro Stabilitas Sistem Keuangan, Wimboh Santoso kepada wartawan di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, inidikator utama yang dilihat dari pencabutan izin ini yakni transaksi di PUAB. PUAB menunjukan tidak ada perubahan yang berarti dan bunganya masih berada di sekitar 7 persen sampai 8 persen.

"Indikator yang diukur sebenarnya dari PUAB saja, jika PUAB aman maka likuiditas-pun akan aman, jika PUAB rendah tidak ada yang perlu di khawatirkan," tuturnya.

Wimboh juga menegaskan, saat ini likuiditas perbankan masih cukup tinggi, dana pihak ketiga (DPK) perbankan juga tidak mengalami penurunan. "DPK justru mengalami peningkatan," tuturnya.

Indikator lainnya, lanjut Wimboh, yakni pasar valas, SUN dan saham juga tidak berarti. "Artinya dampak negatifnya tidak ada," tegasnya.

Ia menambahkan, saat ini bank-bank kecil rasio performanya bagus hanya saja jumlah asset dan modalnya sebagian masih ada yang di bawah Rp 100 miliar. "Namun hal itu tidak berarti kinerjanya jelek," jelasnya.

Mengenai likuiditasnya, Wimboh menegaskan, bank kecil lebih mudah untuk mencari alternatif likuiditas. Masalah likuiditas dinilai Wimboh masih dalam taraf yang aman.

"Masalah likuiditas kita deteksinya secara agregat, agregat itu bisa kita hitung melalui DPK, jika DPK naik terus tidak ada masalah, DPK kita terus naik per Januari 2009 sampai sekarang, dan terakumulasi hampir Rp 50 triliun," paparnya.



(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads