Bank Mandiri Incar Kenaikan Remitansi TKI 10%

Bank Mandiri Incar Kenaikan Remitansi TKI 10%

- detikFinance
Jumat, 24 Apr 2009 15:57 WIB
Bank Mandiri Incar Kenaikan Remitansi TKI 10%
Jakarta - Setiap tahunnya Bank Mandiri mampu membukukan peningkatan pertumbuhan remitansi (pengiriman uang dari luar negeri) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) rata-rata 10%, sepanjang 2007 hingga 2011.

"Jumlah remitansi di Bank Mandiri  rata-rata Rp 2,5 triliun per tahun," kata Direktur Bank Mandiri Agus Martowardojo dalam acara MoU Bank Mandiri dengan Depnakertrans, Jumat (24/4/2009).

Untuk meningkatkan kinerja pelayanan remitansi TKI, Bank Mandiri berencana mendirikan kantor remitansi di Malaysia pada Juli 2009, sebagai salah satu lumbung TKI di luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Senior Vice President International Banking and Capital Market Service Group Bank Mandiri Iman Nugroho mengatakan, saat ini pangsa pasar remitansi Bank Mandiri relatif masih kecil yaitu hanya mengusai 10% saja.

Pada tahun 2008 transaksi remitansi Bank Mandiri mencapai volume 828.000 transaksi dari total transaksi remitansi 7,332 juta transaksi di 2008.

"Pertumbuhan remitansi Bank Mandiri diperkiraan naik 10% sampai 2011," jelasnya.

Mengenai kemungkinan anjloknya transaksi remitansi akibat banyaknya PHK TKI Indonesia di berbagai negara tujuan TKI, menurutnya hal itu tidak terbukti. Misalnya ia mencontohkan jumlah remitansi di Hongkong masih tumbuh dengan angka  US$ 23 juta pada 2008, sedangkan Arab Saudi tertinggi yaitu US$ 236,4 juta, Uni Emirat Arab US$ 58 juta dan lain-lain.

"Kita tidak melihat penurunan justru bertambah, memang market share kita  masih kecil," jelas Iman.

Berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) jumlah remitansi TKI Indonesia pada tahun 2008 mencapai US$ 6,7 miliar, sedangkan 2007 hanya mencapai US$ 6 miliar dan 2006 hanya US$ 5,6 miliar.
(hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads