Nasabah Tak Tahu Bank IFI Sakit Sejak Lama

Nasabah Tak Tahu Bank IFI Sakit Sejak Lama

- detikFinance
Senin, 27 Apr 2009 11:32 WIB
Nasabah Tak Tahu Bank IFI Sakit Sejak Lama
Jakarta - Sejumlah nasabah Bank IFI mengaku kaget dengan likuidasinya Bank IFI. Nasabah tersebut tak tahu kalau Bank IFI ternyata sudah lama sakit parah.

Seperti yang disampaikan seorang nasabah bernama Danti yang mengaku bahwa hubungannya dengan Bank IFI selama ini baik-baik saja. Ia bahkan tidak mengetahui sama sekali bahwa bank tempatnya menyimpan uang perusahaan itu sedang dirawat intensif oleh Bank Indonesia

"Di sini bukan uang pribadi saya, melainkan uang perusahaan. Sejauh ini hubungan saya dan Bank IFI baik-baik saja, karyawannya juga baik, pelayanan bagus. Makanya waktu dengar ditutup, saya kaget sekali," katanya kepada detikFinance, Senin (27/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, sejak September 2008 Bank IFI sudah masuk dalam pengawasan Bank Indonesia. Sebelumnya pun bank milik pengusaha Bambang Rachmadi ini sudah sering sakit-sakitan.

Saat ini, para nasabah berharap pengembalian uang mereka bisa berjala sesuai waktu yang ditetapkan, yaitu maksimal 90 hari. Bagi nasabah, semakin cepat dana mereka kembali, maka akan lebih baik.

"Katanya nanti pengembaliannya kalau bukan minggu ini, paling lama 90 hari kerja," tambah Danti.

Banyaknya nasabah yang berharap dana segera cair terlihat dari kedatangan mereka ke kantor pusat Bank IFI. Nasabah yang datang mendapat penjelasan dari karyawan mengenai proses verifikasi dan pengembalian uang mereka.

"Saya dapat penjelasan bagaimana prosesnya sampai pencairan. Belum tahu pasti bisa dicairkan, saya harap bisa tepat 90 hari," katanya.

Nasabah pun meminta agar janji LPS untuk mencairkan dana mereka dalam 90 hari bisa terlaksana sesuai jadwal.

"Belum tahu kapan cair, kan ada LPS. Kalau bukan ke LPS, ke siapa lagi kita percaya," ujarnya. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads