Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama PT Askes I Gede Subawa dalam acara Pelayanan Medical Check-Up Gratis kepada Pejabat dan Pegawai Bappenas di Kantor Bappenas, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Senin (27/4/2009).
"Peningkatan total premi nasabah ini dikarenakan adanya peningkatan gaji pokok PNS, premi untuk Askes itu kan 2% dari total gaji pokok pegawai," ujarnya.
Gede mengatakan, total peserta Askes saat ini jumlahnya mencapai 15,1 juta peserta. Dari total tersebut ternyata 48% berumur di atas 50 tahun termasuk para pensiunan. "Artinya peserta dari pensiunan lebih banyak," imbuhnya.
Karena itu, penyerapan biaya pelayanan kesehatan, sebesar 76,8% dari peserta yang umurnya di atas 50 tahun. "Sementara sisanya 21% digunakan kelompok di bawah 50 tahun yang jumlahnya 52% dari 15,1 juta," katanya.
Untuk meningkatkan jumlah peserta, selain PNS, Askes saat juga juga tengah membidik para guru-guru besar universitas di Indonesia sebagai target peserta. "Sebagai awal tahun ini kita akan bidik guru-guru besar Universitas Indonesia," ujarnya.
Sementara untuk portofolio pengelolaan dananya, Gede mengatakan paling banyak diletakkan di instrumen deposito karena bersifat jangka pendek. "Asuransi kesehatan itu sifatnya likuid jadi harus diletakkan di instrumen yang likuid," ujarnya.
Karena itu, untuk portofolio di saham/obligasi, Askes hanya meletakkan dananya maksimal 5% dari total dana investasinya.
"Jadi untuk instrumen jangka panjang seperti saham atau obligasi maksimal hanya 5%. Kita sangat hati-hati mengelola dana, apalagi kondisi pasar sedang tidak baik, yang penting di atas SBI," pungkasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(dnl/qom)











































