CIMB Niaga Catat Laba Bersih Rp 262,674 Miliar

Triwulan I-2009

CIMB Niaga Catat Laba Bersih Rp 262,674 Miliar

- detikFinance
Kamis, 30 Apr 2009 09:36 WIB
CIMB Niaga Catat Laba Bersih Rp 262,674 Miliar
Jakarta - Laba bersih CIMB Niaga pada triwulan pertama 2009 turun 18% menjadi Rp 262,674 miliar dari periode sebelumnya yang sebesar Rp 323,619 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Kamis (30/4/2009), pendapatan bunga perusahaan sebenarnya masih mengalami pertumbuhan signifikan dari Rp 2,2422 triliun menjadi Rp 2,951 triliun.

Namun kenaikan ini tergerus sejumlah hal seperti beban bunga yang naik dari Rp 1,147 triliun di triwulan pertama 2008 menjadi Rp 1,593 triliun pada periode kali ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu beban penghapusan aktiva produktif juga naik dari Rp 147,546 miliar pada triwulan pertama 2008 menjadi Rp 332,927 miliar di triwulan pertama tahun ini.

Meski laba operasional masih tumbuh dari Rp 392,817 miliar menjadi Rp 446,793 miliar, namun beban pendapatan operasional turun dari Rp 49,612 miliar menjadi minus Rp 78,057 miliar.

Akhirnya, laba sebelum pajak penghasilan pun turun dari Rp 442,429 miliar menjadi Rp 368,736 miliar.

Sedangkan untuk NPL gross naik dari 2,5% di triwulan I-2008 menjadi 2,85% di periode kali ini. NPL net juga naik tipis dari 1,6% menjadi 1,69% di triwulan I-2009.

Kredit

Menurut Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Arwin Rasyid, perusahaan mencatat pertumbuhan kredit sebesar 15% menjadi Rp 72,9 triliun di triwulan I-2009.

"Meski pertumbuhan ekonomi melambat, Bank CIMB Niaga berhasil mencatat pertumbuhan kredit sebesar 15 persen menjadi Rp 72,9 triliun. penyaluran kredit tidak hanya terfokus di pulau Jawa, karena 22 persen dari total kredit CIMB Niaga berhasil disalurkan ke luar pulau Jawa," katanya dalam siaran pers, Kamis (30/4/2009).

Pertumbuhan kredit ini berasal dari peningkatan kredit pada segmen korporat, ritel dan bisnis masing-masing sebesar 27 persen, 14 persen dan 7 persen.

Sementara kredit ke sektor perumahan memberikan kontribusi sebesar 57 persen dari total kredit konsumer atau 17 persen dari total kredit Bank CIMB Niaga.

Sejalan dengan peningkatan kredit tersebut, maka Loan to Deposit (LDR) Bank CIMB Niaga tercatat sebesar 85,77 persen, meningkat jika dibandingkan dengan posisi yang sama tahun lalu sebesar 80,56 persen. Rasio Net Interest Margin (NIM) meningkat dari 5,36 persen per Maret 2008 menjadi 5,89 persen per Maret 2009.

Sementara, CAR (dengan memperhitungkan risiko pasar) Bank CIMB Niaga tercatat sebesar 16,34 persen, jauh diatas level minimum yang disyaratkan Bank Indonesia sebesar 8 persen.

Per 31 Maret 2009, jumlah dana pihak ketiga (DPK) Bank CIMB Niaga tercatat sebesar Rp 84,4 triliun, meningkat 8 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 78,1 triliun. Pertumbuhan dana pihak ketiga ini didukung oleh pertumbuhan deposito dan giro masing-masing sebesar 14 persen dan 5 persen.

Perluas jaringan pelayanan

Sebagai upaya untuk meningkatkan reputasi dalam layanan nasabah yang prima serta memberikan kenyamanan bagi nasabah, Bank CIMB Niaga telah melakukan penambahan jumlah cabang dari 648 menjadi 676 dan ATM dari 1.191 menjadi 1.274 pada triwulan I 2009.
(lih/lih)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads