Demikian hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Treasuri & Internasional BNI Bien Subiantoro usai melakukan penandatanganan dengan Landes Bank Jerman di Nusa Dua, Bali, Sabtu (2/4/2009).
"BNiI segera turunkan suku bunga kredit dan tabungan di semester satu ini. Kita harapkan net interest margin tahun ini tidak setinggi tahun lalu, jadi penurunan kredit bisa lebih cepat daripada deposito," katanya.
Ia mengatakan, saat ini suku bunga kredit konsumer perusahaan plat merah tersebut berada di tingkat 16 persen sedangkan bunga korporasi 13 persen.
"Kita juga mengharapkan net interest margin tahun ini bisa berada di 5,5-6 persen, tahun lalu kan 6,3 persen," ucapnya.
Menurutnya, deflasi bulan ini juga menjadi kesempatan bagi Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan kembali suku bunga acuan. Ia juga mengatakan, walau penurunannya direspon lambat oleh perbankan nasional, namun penurunan itu lambat laun akan diikuti.
"Menurut kita, BI rate bisa 7 persen di akhir tahun," imbuhnya.
(ang/qom)











































