Sekretaris Kementerian Negara BUMN M Sadi Didu, salah satu upaya yang dilakukan dalam mempertahankan CAR tersebut dengan mengurangi setoran dividen bank plat merah.
"Ini antisipasi siapa tahu ada dampak krisis di kredit tahun sebelumnya sehingga pasti menambah NPL (non performing loan). Jadi kita siapkan bantalan yang cukup agar tetap sehat," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu semua sudah melalui banyak pertimbangan, kalau diambil lebih banyak lagi turun jauh CAR-nya," imbuhnya di kantornya, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (5/5/2009).
Menurutnya, salah satu yang menjadi pertimbangan dalam penarikan dividen antara lain kebutuhan dividen dan kebutuhan negara di anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) juga kesehatan dan pengembangan BUMN tersebut.
Ia mengatakan, pertimbangan tersebut juga dipakai dalam menarik dividen bagi perusahaan plat merah lainnya tahun ini.
"Tahun ini range dividen yang kita ambil dari 0-50 persen. Tapi yang 50 persen cuma sedikit sekali," ujarnya.
(ang/ir)











































