BI Rate Masih Kurang Rendah

BI Rate Masih Kurang Rendah

- detikFinance
Selasa, 05 Mei 2009 18:19 WIB
BI Rate Masih Kurang Rendah
Jakarta - Penurunan BI rate hari ini sebesar 25 basis poin dari 7,5% menjadi 7,25% dinilai masih belum cukup bagi pengusaha. Bahkan angka penurunan BI Rate hingga 6% pun  masih dianggap terlalu tinggi ditengah krisis saat ini.

"Pengalaman kita selama ini kan suku bunga berada pada 9%-10%.  Karena kondisi makronya bagus masih bisa menggerakkan sektor riil. Tapi dalam kondisi seperti sekarang ini 6% pun tidak cukup rendah," kata Direktur Utama PT Indomobil Group Gunadi Sindhuwinata saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta Selasa (5/5/2009).

Namun Gunadi menggarisbawahi, jika suku bunga berada di level 8%-9% masih memungkinkan bagi sektor riil untuk bergerak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Perlampuan Listrik Indonesia (Aperlindo) John Manoppo mengatakan acuan suku bunga BI Rate bagi pengusaha tidak penting. Yang paling utama adalah turunnya suku bunga perbankan dalam rangka kredit.

"Kalau bagi pengusaha sih selalu nggak cukup, tetapi  memang kondisi sekarang ini sudah memadai," ucapnya.

BI pada hari ini memutuskan penurunan BI Rate menjadi 7,25% setelah melakukan pertimbangan menyeluruh terhadap perkembangan ekonomi di dalam dan luar negeri. BI Rate 7,25% tersebut berarti terendah dalam 4 tahun sejak Juli 2005. BI Rate tertinggi dalam 4 tahun terakhir terjadi pada periode 6 Desember 2005 hingga 5 April 2006 saat BI Rate mencapai 12,75%.

(hen/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads