Hal ini dikemukakan oleh Dirut BTN Iqbal Latanro usai RUPS BTN di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/5/2009).
"Kita masih melakukan pengkajian, posisi masih kita lihat karena cost of fund masih tinggi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi cost of fund yang tinggi itu masih menjadi kendala untuk menurunkan suku bunga," katanya.
Ia juga mengatakan, dengan tingginya cost of fund, menyebabkan banyak bank harus mencari pendanaan lain.
Pada 1 April lalu perseroan sudah menurunkan bunga kredit KPR menjadi 14, namun suku bunga baru ini berlaku hanya kepada nasabah baru.
(lih/ir)











































