BI: Bank Khusus Pertanian Opsi Jangka Panjang

BI: Bank Khusus Pertanian Opsi Jangka Panjang

- detikFinance
Senin, 11 Mei 2009 11:04 WIB
BI: Bank Khusus Pertanian Opsi Jangka Panjang
Jakarta - Bank Indonesia mengakui opsi pendirian bank khusus di bidang pertanian baru memungkinan untuk rencana jangka panjang. Untuk jangka pendek dan menengah, yang memungkinkan adalah mengoptimalkan potensi di bank-bank yang sudah ada.

Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D Hadad dalam Seminar Nasional Menuju Pendirian Bank Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB) International Convention Center, Bogor, Senin (11/5/2009).

"Pembiayaan untuk sektor pertanian, lebih ditingkatkan melalui bank-bank yang sudah ada. Jangka panjang, opsi-opsi tersebut seperti membentuk bank pertanian akan menjadi opsi jangka panjang kedepannya," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muliaman menambahkan, dalam waktu dekat, pendanaan untuk sektor pertanian akan dioptimalkan melalui program-program yang sudah ada seperti KUR, PNPM dan Kredit Ketahanan Pangan dan Energi.

"Skim-skim yang ada seperti KUR, PNPM, Kredit Ketahanan Pangan lebih diberdayakan dan lebih dioptimalkan kembali," jelas Muliaman.

Sedangkan menurut Menteri Pertanian Anton Apriyantono, kucuran kredit dari program-program tersebut masih terhambat karena tidak semua pelaku pertanian bisa mengaksesnya. Kendalanya antara lain terkait agunan, administrasi, akses jangkauan, dan lain-lain.

"KUR saja ternyata banyak digunakan di sektor perdagangan, pertanian hanya 20 persen saja," ujar Anton.

(dru/lih)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads