dalam uji kelayakan (fit and proper test) pencalonannya di depan anggota Komisi
XI DPR.
Tiga agenda utama yang diusungnya adalah:
- Memperkuat fungsi pengaturan perbankan dengan orientasi pengembangan ekonomi domestik
- Membangun fungsi pengawasan untuk mendukung pengembangan bank yang lebih kuat dan kompetitif
- Membangun kapasitas kelembagaan BI
"Bila kita mengamati dan mencermati perkembangan kinerja keuangan perbankan
selama kuartal I-2009, terlihat dampak krisis keuangan global masih terus
membayangi baik di sektor riil maupun sektor keuangan," tuturnya dalam fit and
proper test di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/5/2009).
Gunarni mengatakan, selama kuartal I-2009 inflasi dan nilai tukar relatif
terkendali. "Pertumbuhan ekonomi berdasarkan perkiraan BI 4,6% yoy, yang
tercatat sebagai pertumbuhan tertinggi di kawasan ASEAN," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Walau rasio kecukupan modal atau CAR perbankan relatif tinggi, namun terjadi
potensi peningkatan NPL, CAR dapat mengalami penurunan dengan cepat," jelasnya.
Di sisi lain, lanjutnya, fungsi intermediasi perbankan juga mulai terganggu
karena risk aversion juga mulai menjadi perhatian BI maupun industri perbankan
nasional agar dapat menyiapkan langkah antisipasi yang tepat untuk menghadapi
kondisi ketidakpastian ke depan.
(dnl/lih)










































