Wakil Direktur Utama, PT Bank Danamon Tbk (Danamon), Jos Luhukay menjelaskan hingga saat ini permasalahan penting yang dihadapi para bankir adalah dalam menyelesaikan kredit yang bermasalah.
"Saat ini banyak sekali perusahaan yang mempunyai pinjaman di beberapa bank dan permasalahan muncul ketika perusahaan tersebut tidak bisa melunasi utangnya," ujar Jos disela Kongres XVII Perbanas di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (15/05/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Intinya saat ini diperlukan satu regulasi atau ijin dari BI untuk mengatasi masalah ini. Selain itu, salah satu jalan lain yakni dengan membentuk suatu kreditur committee.
Kreditur committee akan bertugas memanggil debitor-debitor nakal yang diduga mempunyai utang di banyak bank. "Setelah mendapat informasi dan data-data utang, maka bank yang menjadi kreditur akan dikumpulkan dan membentuk sebuah komite lagi untuk membahas cara penyelesaiannya," papar Jos.
Kemudian bank-bank akan menghentikan utang-utang tersebut, lalu menghitung bunga yang dibebankan kepada perusahaan terkait.
"Nantinya, akan dicari jalan keluar pelunasannya. Dengan begitu perusahaan tidak akan hancur bisnisnya serta bank juga tidak lagi mempunyai piutang," pungkasnya.
(dru/qom)











































