Â
Menurut Direktur Treasury dan Internasional BNI Bien Subiantoro, pinjaman bilateral tersebut memiliki jangka waktu cukup lama, yaitu hingga 5 tahun.
Â
"Kerjasama ini merupakan salah satu realisasi kerjasama strategis BNI dan SCB yang telah ditandatangani di Jakarta dan Bali pada konferensi ADB (Asian Development Bank) beberapa saat lalu," katanya dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Jakarta, Minggu (17/5/2009).
Â
Menurutnya, dengan didapatnya pinjaman tersebut menunjukkan kepercayaan perbankan asing kepada perbankan Indonesia yang sudah mulai pulih.
Perusahaan plat merah tersebut juga mengharapkan pinjaman tersebut bisa menjadi momentum kembalinya aliran dana valuta asing ke dalam negeri.
Â
"Kita harapkan bisa menjadi momentum kembalinya aliran dana valas ke pasar Indonesia," imbuhnya.
(ang/lih)











































