"Tahun ini consumer loan itu bisa 19% termasuk di dalamnya ada KPR, kredit multi guna dan lain-lain," kata Senior Vice President Consumer Loans Group Head Sarastri Baskoro usai acara kerjasama Bank Mandiri Dengan Ciputra Fajar Mitra, di Jakarta, Selasa (19/5/2009).
Dijelaskannya porsi sektor KPR masih mendominasi hingga lebih dari 50% dari total consumer loan. Hal ini tidak terlepas dari permintaan yang masih cukup bagus di sektor properti pada tahun ini.
"Memang ada sedikit penurunan, terutama di apartemen, tapi kalau KPR secara general masih sama," jelasnya.
Hingga akhir Maret 2009, Bank Mandiri memiliki portofolio kredit konsumer di luar kartu kredit sebesar Rp 17,4 triliun dengan pinjaman perumahan (mortgages loan) sebesar Rp 12,1 triliun, dengan tingkat NPL 2,4% gross.
Untuk meningkatkan itu, Bank Mandiri hingga saat ini memiliki 21 processing center dan 36 processing outlet mencakup 1000 tenaga penjual di seluruh Indonesia.
Bunga Kredit KPR Masih Bertengger 13,5%
EVP Coordinator Consumer Finance Bank Mandiri Mansyur S. Nasution menambahkan sejak tahun lalu pertumbuhan KPR Bank Mandiri mengalami pertumbuhan drastis hingga 50% lebih. Pada tahun 2007 lalu jumlah KPR Bank Mandiri mencapai Rp 5,4 triliun sedangkan hingga akhir 2008 telah mencapai Rp 8,1 triliun.
Dijelaskannya bunga kredit KPR Bank Mandiri hingga per 1 April 2009 telah turun dari 14,5%-14,75% menjadi 13%-13,5%. Penurunan ini akan dilakukan secara bertahap, dengan menyesuaikan struktur pendanaan dan memperhatikan penurunan BI Rate.
(hen/lih)











































