"Sudah kita siapkan tambahan modal Rp 500 miliar untuk BRI Syariah," kata Dirut BRI Sofyan Basir usai keterangan pers RUPS BRI di Gedung BRI, Jakarta, Selasa (19/5/2009).
Selain itu, dalam RUPS tersebut juga disepakati kenaikan gaji dan komisaris BRI sebesar 11,6% dan tantiem (bonus) sebesar 1,16% dari laba. RUPS juga menyetujui pembayaran dividen sebesar 35%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sofyan menjelaskan, pihaknya masih optimistis pertumbuhan kredit masih akan tumbuh sekitar 15%-22% atau sekitar Rp 35 triliun pada tahun ini. Ia mengaku kondisi perekonomian sebenarnya tidak terlalu dipengaurhi krisis global.
Â
"Krisis global di Indonesia yang sukses hanya isunya saja yang menimbulkan rasa takut, padahal epicentrumnya di AS. Kami sendiri tidak merasakan itu, jadi pengusaha dibayangi isu krisis. Tapi ternyata hari ini semua bicara optimisme, saya yakin nanti penggusaha terbawa isu optmisi ini, jadi mari sama-sama bangun imej positif," katanya.
Menurut Sofyan, hal ini terbukti dengan kenaikan kredit hingga April 2009 yang sudah naik Rp 5 triliun.
"Jadi cuma rasa khawatir saja yang mengepung krisis global. Apalagi masih ada dana Rp 260 triliun yang belum disalurkan. Saya yakin di atas Juni semua sudah mulai lancar, apalagi April Mei sudah mulai membaik. Bagi kami, kredit di mikro tidak pernah berhenti, selalu ada kenaikan," ujarnya.Â
(lih/lih)











































