Pengunduran diri Liddy tersebut telah diumumkan secara resmi oleh AIG. Liddy, 63 tahun ditunjuk sebagai CEO dan chairman AIG hanya beberapa jam setelah raksasa finansial itu menerima bailout besar-besaran dari pemerintah AS pada September 2008 lalu.
Liddy memang kerap kali menegaskan bahwa keberadaannya di AIG hanya bersifat temporer. Liddy mengakui menjadi target kemarahan publik sangat lah tidak mudah, dan menerima penunjukkan dirinya sebagai CEO AIG merupakan hal terberat yang pernah dia lakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira saya telah melakukan pekerjaan dengan baik. Saya pikir kami sudah berada posisi yang lebih baik dibandingkan sebelumnya dan saya merasa nyaman menyerahkan posisi ini kepada orang berikutnya," ujar Liddy seperti dikutip dari Reuters, Jumat (22/5/2009).
Pengunduran diri Liddy tidak akan diikuti dengan serangkaian bonus yang menggiurkan. Padahal Liddy hanya menerima gaji 1 dolar AS setahun.
"Salah satu alasan saya mau melakukan hal ini dengan bayaran US$ 1 per tahun adalah karena ini bukan posisi yang permanen," tambahnya.
Ia mengharapkan pengganti dirinya nanti bisa mendapatkan gaji yang lebih besar darinya. Meski demikian, sejumlah pihak menyangsikan ada orang kuat yang bisa mengisi posisi pimpinan di AIG.
"Itu semua tergantung pada bagaimana Anda menikmati tantangan pekerjaan di dunia asuransi," ujarnya lagi.
(qom/qom)











































