Enam KKKS Buka Rekening US$ 38 Juta Di Bank Mandiri dan BNI

Enam KKKS Buka Rekening US$ 38 Juta Di Bank Mandiri dan BNI

- detikFinance
Senin, 01 Jun 2009 11:13 WIB
Enam KKKS Buka Rekening US$ 38 Juta Di Bank Mandiri dan BNI
Jakarta - Enam KKKS (Kontraktor Kontrak Kerjasama) Migas menandatangani perjanjian rekening bersama untuk dana abandoment and site restoration senilai US$ 38 juta dengan Bank Mandiri dan BNI.

"Sampai akhir tahun 2009, jumlah dana yang di tandatangani hari ini adalah US$ 38 juta," ujar  Deputi Pengendalian Keuangan BP Migas,  Djoko Harsono di Gedung Patra Jasa, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (1/6/2009) .

Djoko menjelaskan kerjasama ini untuk menyimpan dana pembongkaran fasilitas kerja atau pemulihan lingkungan wilayah kerja migas sesuai Production Sharing Contract (PSC). 
 
"Untuk melaksanakan kegiatan tersebut dibutuhkan dana yang besar. Karenanya KKKS harus mengalokasikan dana tersebut dalam sebuah rekening bersama di bank pemerintah. Pengelolaan dana ini sedang disiapkan BP Migas," papar Djoko.
 
Sementara itu, Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo menyatakan pihaknya mendukung  sinergi antara sektor migas dengan sektor perbankan.
 
"Kami akan terus perbaiki layanan dan jasa perbankan untuk jaga kepercayaan sektor migas," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun perjanjiannya meliputi:
1. BP Berau Limited, dengan Bank Mandiri dan BNI  
2. BP Muturi Limited dengan Bank Mandiri dan BNI. 
3. BP Wiriagar dengan Bank Mandiri dan BNI.
 
Jumlah dana yang disimpan BP untuk Lapangan Tangguh di kedua bank tersebut sebesar US$ 4,3 juta.
 
4. ConocoPhillips Grissik dengan Bank Mandiri senilai US$ 13,1 juta.
5. Chevron Makassar Ltd dengan Bank Mandiri senilai US$ 19,8 juta.
6. JOB Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi dengan Bank Mandiri US$ 800.000.
 
Sebelumnya, pada 24 Desember 2008 lalu, perjanjian serupa telah ditandatangani antara enam KKKS dengan BNI dan BRI.  Empat kontraktor yang membuat rekening di BNI adalah Karlez Petroleum, Kangean Energy, Medco Tarakan, serta Medco Rimau. Sementara Kondur Petroleum SA dan Pertamina EP membuat account di BRI. Dengan total dana yang disimpan di kedua bank BUMN tersebut sebesar US$ 60 juta.
 
Dana abandonment adalah sejumlah dana yang harus dicadangkan KKS untuk membongkar fasilitas operasi perminyakan saat akan meninggalkan wilayah kerja yang akan ditutup. Sementara dana site restoration adalah dana yang dibutuhkan untuk tindakan pemulihan lingkungan di area tersebut.

(epi/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads