Hal ini disampaikan Ketua Umum Perbanas Sigit Pramono, usai acara Best Bank 2009 versi majalah Investor di Citywalk Sudirman, Jakarta, Rabu (3/6/2009).
"Kalau dari perbankan, lebih baik segera diajukan lagi Gubernur BI yang baru," ujar Sigit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ditunda sampai setelah pemilihan presiden, implikasi politiknya sangat berat, karena ada kemungkinan kalau terus tidak ada masalah tapi kalau tidak, maka legitimasinya akan dipertanyakan," ungkap Sigit.
Namun, Sigit menilai kekosongan posisi BI 1Β tersebut tidak begitu menjadi masalah karena kepemimpinan kolektif dinilai masih efektif.
"Kalau keputusan BI itu bersifat kolektif harusnya tidak masalah. Kalau soal mengganggu pastilah, karena ada yang kurang. Idealnya memang harus lengkap, tapi sekurang-kurangnya segera diisi terutama posisi yang kosong," papar Sigit.
(epi/lih)











































