Dunia Usaha Cuma Bisa Berharap Bunga Bank Ikuti BI Rate

Dunia Usaha Cuma Bisa Berharap Bunga Bank Ikuti BI Rate

- detikFinance
Kamis, 04 Jun 2009 09:10 WIB
Jakarta - Kalangan pengusaha terus berharap penurunan kembali BI Rate sebesar 25 basis points (bps) menjadi 7% mampu mempengaruhi penurunan suku bunga deposito dan bunga pinjaman perbankan.
 
Hal ini dikatakan oleh Ketua Komite Tetap Perdagangan Dalam Negeri Kadin Indonesia Bambang Soesatyo kepada detikFinance, Kamis (4/6/2009).
 
"Penurunan (BI Rate) kali ini cukup signifikan. Tetapi bagi dunia usaha, relatif bukan berita besar, karena rangkaian penurunan BI Rate sebelumnya gagal bertransmisi ke penurunan bunga bank," tuturnya.
 
Dikatakannya, saat ini tak banyak yang bisa diperbuat dunia usaha kecuali mendesak dan menunggu BI serta perbankan merealisasikan penurunan suku bunga pinjaman. "Bunga kredit saat ini masih di kisaran 14%, terlalu mencekik bagi pengusaha," imbuhnya.
 
Kalau concern pada pemulihan sektor riil, imbuh Bambang, penguatan daya beli dan penurunan harga barang, suku bunga saat ini mestinya sudah di bawah 11%.
 
"Maka penurunan BI Rate kali ini harus melahirkan konsekuensi logisnya, yakni penurunan suku bunga pinjaman dan suku bunga deposito. Tanpa konsekuensi itu, penurunan BI Rate tak punya makna," tandasnya.
 
Bambang mengungkapkan penurunan BI Rate hingga 7% sudah sangat relevan. "Inflasi Mei 2009 terkendali, bahkan nyaris deflasi. Selain faktor inflasi, penurunan BI Rate saat ini menjadi kebutuhan mutlak," tukasnya.

(dnl/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads