Berdasarkan laporan Tinjauan Kebijakan Moneter yang dikutip dari situs BI, Kamis (4/6/2009), sejak Desember 2008, suku bunga deposito sudah turun sebesar 136 basis poin (bps). Khusus untuk April, suku bunga deposito telah turun 21 basis poin.
Penurunan terbesar terjadi pada suku bunga deposito tenor 1 bulan sebagai porsi terbesar dari pangsa deposito yaitu sebesar 38 bps (weighted average). Sementara itu, berdasarkan kelompoknya, penurunan suku bunga deposito terbesar terjadi pada kelompok bank asing dan campuran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, berdasarkan kelompoknya, penurunan suku bunga kredit terbesar terjadi pada bank asing dan campuran. Rata-rata tertimbang suku bunga kredit modal kerja (KMK), kredit investasi (KI), dan kredit konsumsi (KK) pada April 2009 masing-masing sebesar 14,82%, 14,05% dan 16,48%.
Terkait penurunan suku bunga deposito, hal itu juga berdampak pada penurunan posisi Dana Pihak Ketiga (DPK). Pada April 2009, DPK mulai menunjukkan penurunan baik secara level maupun pertumbuhan tahunan.
Hal tersebut diperkirakan berkaitan dengan penurunan suku bunga deposito yang cukup signifikan. Posisi dana menurun menjadi Rp1,781 triliun dari Rp1,786 triliun pada bulan sebelumnya. Secara tahunan, pertumbuhan dana pun turut menurun menjadi 20,5% (yoy) dari 21,8% (yoy) pada bulan sebelumnya.
Turunnya posisi dana terutama disebabkan oleh menurunnya posisi dana valas baik dalam bentuk deposito, tabungan maupun giro seiring dengan menguatnya nilai tukar. Sementara itu, posisi deposito rupiah juga sedikit menurun namun masih ditopang oleh peningkatan pertumbuhan giro rupiah secara bulanan.
Sejalan dengan perkembangan DPK, posisi kredit secara agregat turut menurun. Posisi kredit pada April 2009 menurun menjadi Rp1,298 triliun dari Rp1,305 triliun pada Maret 2009.
Selain itu, pertumbuhan kredit secara agregat juga menurun menjadi 22,2% (yoy) dari 26% (yoy) pada bulan sebelumnya. Berdasarkan penggunaannya, posisi KMK masih menjadi penyumbang terbesar pada penurunan posisi kredit total, sedangkan posisi KK masih meningkat. Pertumbuhan tahunan KMK, KI, dan KK masing-masing tercatat sebesar 18,5%, 30,9% dan 23,4% atau melambat dari bulan sebelumnya sebesar 23,5%, 35,3% dan 24,4%. (qom/ir)











































