Demikian dikatakan Direktur Konsumer NISP, Rudy Hamdani usai meluncurkan program TANDA Prima di OCBC NISP Tower di Jakarta, Rabu (10/06/09).
"Kredit konsumer yang terdiri dari Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Kredit Kepemilikan Mobil (KKM), Kredit Multiguna, Kredit Tanpa Agunan (KTA) NISP sudah mengalami pertumbuhan," ujarnya.
Selain itu, lanjut Rudy, pada bulan Mei 2009 kemarin kita telah menurunkan suku bunga kredit. "Overall , pada bulan Desember 2008, suku bunga berada pada posisi 15%, sampai saat ini per-Mei 2009 suku bunga kredit sudah turun di kisaran 12,5 - 12,25%," jelasnya.
Penurunan suku bunga, menurut Rudy akan dilakukan secara bertahap. "Penurunan suku bunga NISP, dilakukan secara paralel untuk mengikuti penurunan BI Rate, namun kita tetap terus mengikuti tren penurunan suku bunga," tuturnya.
Ia menambahkan Total kredit konsumer sampai dengan bulan Mei 2009 mencapai Rp 6,5 triliun. "Untuk kredit konsumer, NISP lebih dominan di KPR, komposisinya 75% sendiri di KPR," tegasnya.
(dru/dnl)











































