Berdasarkan pernyataan kumho yang dilansir AFP, Kamis (11/6/2009), American International Group (AIG) telah menyetujui penjualan 66 markas beserta bangunannya ke konsorsium yang dipimpin Kumho.
Penandatanganan kontrak dan kesepakatan awal (down payment) transaksi tersebut sudah dilakukan pada 2 Juni 2009 dan akan segera memutuskan harga yang disepakati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wall Street masih menjadi pusat keuangan dunia dan kami optimistis atas industri keuangan di AS," kata Direktur Kumho Y.C Kim.
AIG saat ini masih berjuang menjual aset-asetnya untuk melunasi kucuran dana dari pemerintah AS yang digunakan untuk penyelamatannya dulu. Salah satu yang berhasil dijual adalah kantor pusatnya di Tokyo yang ke perusahaan asuransi Jepang terbesar, yaitu Nippon Life senilai US$ 1,2 miliar.
Pemerintah AS sebelumnya sudah mengucurkan US$ 170 miliar untuk membuat AIG tetap bernafas. Kucuran dana ini merupakan yang terbesar untuk penerima tunggal dalam penyelematan institusi keuangan di AS.
Namun sebaliknya, pemerintah mengambil alih 80 persen saham AIG yang sempat menjadi perusahaan asuransi terbesar di dunia.
(lih/qom)











































