Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Investasi Jamsostek Elvyn G. Massyasya di sela rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2009).
"Kita masih dalam tahap nego dengan 4 bank, suku bunganya pasti lebih murah dari bunga pasar. Sekitar 2-3 persen di bawah bunga pasar," ucapnya.
Menurutnya, fasilitas KPR tersebut bisa diambil oleh seluruh perserta Jamsostek yang sudah bergabung selama 5 tahun.
Bank yang digandeng perseroan antara lain PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Tabungan Negara (BTN) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).
"Untuk tahap awal kita akan tempatkan dana sebesar Rp 4 triliun," ujarnya.
Dengan begitu, perseroan akan menempatkan dana sekitar Rp 1 triliun di masing-masing bank BUMN itu. Ia mengharapkan, program KPR itu bisa berjalan akhir tahun ini.
(ang/qom)











































