Demikian dikatakan Deputi Gubernur BI, Muliaman D Hadad usai menghadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman Potensi Wakaf di Gedung Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), Jakarta, Rabu (24/06/09).
Ia mengatakan bahwa bank yang merevisi target pertumbuhan kredit jumlahnya tidak banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun menurut Muliaman menambahkan secara umum rata-rata perbankan nasional merevisi pertumbuhan kreditnya menjadi lebih besar atau naik.
"Pada umumnya revisi ke atas," jelasnya.
Ia juga menjelaskan, hingga Juni 2009, kredit sudah mulai tumbuh. "Dua minggu belakangan ini kredit rata-rata tumbuh sebesar Rp 7 triliun," pungkasnya.
(dru/qom)











































