Demikian hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung pada 23-24 Juni 2009 di Washington. Keputusan tersebut diambil secara bulat.
Pernyataan dari hasil pertemuan FOMC kali ini nyaris tidak banyak berubah dari pernyataan dalam pertemuan terakhir FOMC pada 29 April lalu. FOMC tetap menyatakan bahwa perekonomian AS masih melemah namun sudah menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meski aktivitas ekonomi sepertinya masih lemah dalam beberapa waktu, namun komite terus mengantisipasi langkah kebijakan untuk menstabilkan pasar finansial dan institusi, stimulus fiskal dan moneter dan kekuatan pasar akan memberikan kontribusi bagi dimulainya lagi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan secara gradual dalam kontek stabilitas harga," urai FOMC.
FOMC juga menilai kondisi pasar finansial secara umum sudah membaik dalam beberapa bulan terakhir. Namun kondisi perekonomian saat ini dinilai masih memerlukan kebijakan suku bunga rendah untuk waktu yang lebih lama.
Perekonomian AS merosot 5,7% pada kuartal I-2009 setelah mencatat pertumbuhan 6,1% pada kuartal I-2008. The Fed sebelumnya memperkirakan perekonomian akan mengalami kontraksi antara 1,3 hingga 2% di tahun 2009.
Namun the Fed tidak memberikan indikasi apakah akan meneruskan atau menghentikan upaya menambah likuiditas di pasar finansial. Langkah tersebut sudah dicanangkan pada tahun ini yakni membeli lebih dari US$ 1 triliun obligasi pemerintah dan surat berharga lain dalam rangka menekan suku bunga.
"Komite akan terus mengevaluasi waktu dan keseluruhan nilai dari pembelian surat berharga sejalan dengan perkembangan proyeksi ekonomi dan kondisi di pasar finansial. Federal reserve akan memonitor jumlah dan komposisi neraca keseimbangan dan akan membuat penyesuaian pada program kredit dan likuiditas seperti yang dijanjikan," demikian pernyataan dari FOMC.
(qom/qom)











































