Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (26/6/2009).
"Kita akan memberikan kompensasi terhadap NPL-nya. Jadi kalo KUR itu katakanlah kredit macetnya 5%. Ya 5% itu kemudian write off (hapus buku) dan ditambah kompensasi," ujarnya.
Selain itu Sofyan mengatakan pihaknya juga mengusulkan kenaikan target KUR penyaluran tahun 2010 menjadi Rp 24 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Menurutnya, target penyaluran KUR tahun ini sebanyak Rp 14 triliun, dengan begitu penambahannya sampai sebanyak Rp 10 triliun.
"Kalau sekarang (target) sekitar Rp 14 triliun, kalau tahun depan bisa nambah sekitar Rp 10 triliun. Ya di APBN itu kita usulkan. APBN kan belum disahkan," imbuhnya.
(ang/dnl)











































