Bayar Utang Gede, Cadangan Devisa RI bulan Juni Turun

Bayar Utang Gede, Cadangan Devisa RI bulan Juni Turun

- detikFinance
Senin, 29 Jun 2009 15:08 WIB
Bayar Utang Gede, Cadangan Devisa RI bulan Juni Turun
Jakarta - Cadangan devisa Indonesia selama bulan Juni akan menurun dibandingkan Mei 2009 yang jumlahnya US$ 57,934 miliar. Pembayaran utang luar negeri pemerintah yang besar di bulan Mei dan Juni 2009 menjadi pemicu turunnya cadangan devisa.
 
Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2009).
 
"Saya tidak tahu persis berapa, tapi kalau dibandingkan dengan bulan lalu (Mei), yakni sekitar US$ 58 miliar, saya perkirakan akan terjadi penurunan. Karena bulan ini, Mei dan Juni 2009, pembayaran utang luar negeri pemerintah yang paling besar," tuturnya.
 
Hartadi mengatakan, untuk utang luar negeri swasta, saat ini pencatatannya sudah sangat baik. BI saat ini sudah punya 4.000 responden peminjam dan 95% dari besaran utang luar negeri swasta itu dipegang oleh 200 perusahaan yang tercatat di bursa.
 
"Nilai utang luar negeri swasta yang jatuh tempo tahun ini adalah sekitar US$ 14 miliar dolar AS," jelas Hartadi.
 
BI sejauh ini tidak merasa khawatir dengan pembayaran utang luar negeri swasta. Meskipun pada awal tahun sempat muncul kekhawatiran kemampuan pembayaran utang swasta di tengah krisis.

"Dulu memang di awal tahun, memang dikhawatirkan bahwa utang luar negeri swasta itu begitu besar, sehingga tak ada sumber pembayarannya karena resesi, kemudian ada kemungkinan Credit Line diputus," katanya.
 
"Tapi kalau kita lihat pada kuartal pertama tahun ini, kekhawatiran itu tidak terjadi. Jadi swasta tetap bisa merollover utangnya, karena sebagian besar sekitar 40% dari pengutang, itu mempunyai aviliasi parent company di luar, baik bank maupun non bank. Dan biasanya, rollover-nya bisa dilakukan," imbuhnya.


(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads