Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom menjelaskan, posisi cadangan devisa Indonesia per akhir Juni mencapai US$ 57,6 miliar. Angka itu turun tipis dibandingkan cadangan devisa per akhir Mei yang mencapai US$ 57,934 miliar.
"Turun US$ 200-300 juta itu sudah biasa, kita kan bayar-bayar...," kata Miranda di Gedung BI, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Cadangan devisa lazimnya memang turun karena adanya pembayaran utang luar negeri pemerintah ataupun intervensi menjaga kestabilan nilai tukar rupiah. Sayangnya Miranda tidak merinci penurunan cadangan devisa itu karena digunakan untuk apa.
Catatan cadangan devisa Indonesia sejak awal 2009 adalah:
- 30 Januari 2009: US$ 50,869 miliar
- 27 Februari 2009: US$ 50,564 miliar
- 31 Maret 2009: US$ 54,840 miliar
- 30 April 2009: US$ 56,565 miliar
- 29 Mei 2009: US$ 57,934 miliar.










































