Hal itu dikemukakan oleh Chief Economist Citi Group Johanna Chua dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Jakarta, (4/7/2009).
"Penurunan BI Rate kemarin menjadi sinyal hampir berakhirnya laju penurunan BI rate. Saya perkirakan masih bisa turun satu kali lagi menjadi 6,5 persen di bulan Agustus," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jaid tidak akan ada tekanan dari inflasi dan kenaikan harga komoditas juga belum menjadi masalah," ucapnya.
Hal serupa dikemukakan oleh Ekonom Danamon Helmi Arman. Menurutnya, penurunan BI Rate berikutnya akan dilakukan pemerintah dalam mengantisipasi tekanan inflasi di tahun 2010 dan meningkatnya harga komoditas.
"Pernyataan BI untuk menjaga stabilitas moneter itu yang akan membuat pemerintah menurunkan kembali suku bunga acuan di bulan Agustus," ungkapnya.
Sebelumnya, Bank Indonesia sudah menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate sebanyak 25 basis poin menjadi 6,75 persen. Secara kumulatif, BI sudah memotong BI Rate sebanyak 275 basis poin sejak penurunan dimulai di bulan Desember tahun lalu.
(ang/qom)











































