Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam jumpa pers di Graha Sawala, kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (6/7/2009).
"Jumlah ini memberikan tambahan dari jumlah BSA sebelumnya yang sudah disepakati yaitu US$ 12 miliar. Jadi ini untuk porsi kalau antara Indonesia dan Jepang ada suatu transaksi perdagangan, sehingga neraca perdagangan kita tidak terganggu," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mou JBIC dengan BEI untuk dukungan trade financing ini utamanya adalah untuk trade utama ke Jepang," pungkas Sri Mulyani.
(dnl/lih)











































