Rencananya pada tahun 2009 ini, pengembangan pasar yang sedang dirintis oleh Peruri yakni meliputi pembuatan paspor dari Negara Bolivia, Passport dari Negara Nepal, E-Passport dari negara Somalia dan paspor dari Negara Bangladesh.
Demikian dikatakan oleh Sekretaris Perusahaan Peruri, Toni Pandelaki dalam Media Gathering wartawan di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (10/07/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, selain pembuatan passport negara tersebut, Peruri juga akan membuat uang kertas, uang logam dan kertas berharga dari kepulauan Mauritius.
"Selain itu juga akan membuat uang kertas dari negara-negara di Kawasan Afrika seperti Nigeria dan Kenya serta Indochina dan Amerika Latin. Semua masih dalam penjajakan," tutur Tino.
Lebih lanjut Toni mengatakan, tidak hanya spesialisasi untuk uang kertas saja, kedepannya Peruri juga akan membuat pita cukai rokok, visa di negara tersebut.
Sebelumnya, lanjut Toni, Peruri sudah mencetak uang kertas untuk Negara Nepal dari Nepal Rastra Bank dengan denominasi Rs (Rupee) 1000, Rs 100, Rs 50, Rs 20 dan Rs 5.
"Serta kita juga telah membuat Excise Stamp dari negara Nepal dan percetakan paspor Sri Lanka," pungkasnya.
(dru/qom)











































