Ditopang Pileg dan Masuk Sekolah, Omset Pegadaian Tumbuh 30%

Ditopang Pileg dan Masuk Sekolah, Omset Pegadaian Tumbuh 30%

- detikFinance
Sabtu, 11 Jul 2009 16:55 WIB
Ditopang Pileg dan Masuk Sekolah, Omset Pegadaian Tumbuh 30%
Jakarta - Omset Perum Pegadaian tumbuh 20-30% pada bulan Juni 2009. Dengan pertumbuhan yang signifikan tersebut, Pegadaian optimistis dapat melampaui target omset yang diproyeksikan mencapai Rp 48 triliun di akhir tahun 2009.

Direktur Operasional Perum Pegadaian Edi Prayitno mengatakan pertumbuhan omset tersebut ditopang oleh banyaknya nasabah menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif beberapa waktu yang lalu dan masa-masa aktivitas sekolah menjelang semester II-2009.

"Kami optimis di akhir tahun 2009 nanti omset perusahaan akan mencapai Rp 48 triliun, karena omset perusahaan pada akhir tahun 2008 mencapai Rp 33 triliun dan sampai dengan bulan Juni 2009 sudah tumbuh 20 sampai 30%," ujarnya kepada detikFinance di Jakarta, Sabtu (11/07/2009).

Edi menjelaskan, pada dasasrnya pertumbuhan omset ditopang besar dari pemilu legislatif pada bulan Mei 2009 lalu. "Pemilu legislatif kemarin sangat menopang pertumbuhan omset Pegadaian, karena pemilu kemarin masing-masing orang yang mencalonkan diri memberikan kontribusi besar bagi bisnis perusahaan, tidak seperti pilpres (pemilihan Presiden)," tuturnya.

Pertumbuhan omset di bulan Juni, lanjut Edi, bukan dihasilkan dari pilpres namun dari masa-masa sekolah dan perkuliahan yang memasuki masa pergantian semester II-2009. "Ditambah kinerja outlet-outlet Pegadaian yang merambah ke daerah-daerah yang memberikan manfaat besar bagi peluang bisnis Pegadaian,"tambahnya.

Selain perolehan omset, Edi menambahkan dari hasil penerbitan obligasi senilai Rp 1,5 triliun yang diterbitkan pada bulan Juni 2009 lalu, Perusahaan akan menambah jumlah outlet-outlet di daerah. "Sampai dengan bulan April 2009, outlet Pegadaian mencapai 3.071 outlet dan diproyeksikan sampai dengan akhir tahun 2009 akan bertambah 1000 outlet baru di daerah-daerah," paparnya.

Penyaluran kredit sendiri, sambung Edi, sudah mencapai Rp 24 triliun pada bulan Juni 2009 dan Pegadaian akan optimis di semester II kredit akan tumbuh melampaui target akhir tahun sebesar Rp 48 triliun. "Hal tersebut juga akan didukung oleh
masa-masa Hari Raya Lebaran, masa Natal dan tahun baru 2010," kata Edi.

Mengenai rencana penawaran saham perdana (Initial Public Offering /IPO), Edi menegaskan Pegadaian masih harus menunggu kepastian dari Kementerian BUMN. Karena perusahaan pelat merah tersebut masih harus menunggu perubahan statusnya dari Perusahaan Umum (Perum) ke Perseroan Terbatas (PT). Pasalnya, badan usaha berbentuk Perum tidak diperbolehkan untuk masuk bursa.

"Namun Insya Allah perubahan dari Perusahaan Umum (Perum) ke Perseroan (PT) akan terlaksana di awal tahun 2010, sebelum IPO kita akan fokus ke perubahan menjadi PT dahulu," pungkasnya.
(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads