Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan, dalam penarikan pinjaman siaga seperti Samurai Bond ini, pemerintah memilih untuk menariknya seminimal mungkin.
"Kita lihat dari kebutuhannya untuk pembiayaan semester II-2009, saya kira tidak akan kita tarik semua, dan kita akan berusaha untuk fasilitas pembiayaan siaga akan ditarik seminimal mungkin. Artinya kalau tidak ditarik sekalipun itu lebih bagus," ujarnya, Selasa (14/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rahmat mengatakan, dalam pembiayaan defisit APBN 2009, pemerintah akan mengandalkan kepada kemampuan sendiri melalui penerbitan Surat Berhaga Negara (SBN) dalam negari dengan denominasi rupiah.
"Samurai Bond ini kan itu sifatnya seperti asuransi, kalau terjadi sesuatu baru itu dipakai. Kalau tidak apa-apa kita menariknya itu berarti kita kerjanya tidak bagus," jelasnya.
Dikatakan Rahmat dalam kunjungannya ke Jepang pekan lalu, pemerintah Indonesia melakukan persiapan penerbitan Samurai Bond yang rencananya akan diterbitkan dalam waktu dekat.
"Tapi sebenarnya kemarin di Jepang lebih banyak koordinasi ke JBIC, karena penerbitan Samurai butuh underlying transaction juga. Kemudian regulasi di pasar Jepang beda dengan di pasar AS, Asia, dan Eropa. Dokumentasinya sangat rumit, jadi kita yang paling penting menyiapkan segala sesuatunya jadi anytime kalau kita membutuhkannya untuk penerbitan Samurai Bond kita siap," tuturnya.
Menurutnya ada 2 persyaratan untuk penerbitan Samurai Bond ini yaitui masih diperlukan pembiayaan APBN.
"Dan kedua dalam rangka diversifikasi tapi diversifikasi itupun perlu timing yang tepat, karena penerbitan Samurai Bond ini yang pertama jadi kita harus bisa set up dan meng-established benchmark," katanya.
Dalam perhitungan biaya penerbitan, Rahmat mengatakan yield (imbal hasil) penerbitan Samurai Bond yang berdenominasi Yen ini ternyata lebih murah ketimbang penerbitan obligasi yang berdenominasi dolar AS.
"Jadi kita terbitkan samurai bond karena yield lebih rendah dari obligasi dolar," pungkasnya.
(dnl/qom)











































