Menurut Direktur Utama BNI Gatot Suwondo, pembiayaan syariah juga meningkat dari Rp 2,97 triliun di semester I-2008 menjadi Rp 3,6 triliun. Kenaikannya sebesar 21 persen.
Â
"Komposisi kredit masih didominasi oleh kredit usaha kecil dan menengah yang mencapai 43 persen, disusul kredit korporasi dan internasional 39 persen, kredit konsumer 15 persen dan pembiayaan syariah sebesar 3 persen," katanya di sela paparan kinerja di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/7/2009).
Â
Di sisi lialibilities, dana pihak ketiga (DPK) masyarakat meningkat 19 persen dari Rp 140,26 triliun menjadi Rp 167,23 triliun. Dengan komposisi 54 persen dana murah (tabungan dan deposito) dan 46 persen sisanya deposito.
Â
Sementara itu, posisi kredit macet atau non performing loan (NPL) gross perusahaan plat merah itu turun dari 7,5 persen menjadi 5,5 persen dan NPL net turun 1,7 persen menjadi 1,2 persen.
(ang/lih)











































