Laba Bersih Danamon Semester I-2009 Turun 24,8%

Laba Bersih Danamon Semester I-2009 Turun 24,8%

- detikFinance
Kamis, 16 Jul 2009 16:37 WIB
Laba Bersih Danamon Semester I-2009 Turun 24,8%
Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatat penurunan laba bersih sebesar 24,8 persen menjadi Rp 870 miliar dari periode yang sama 2008, yaitu Rp 1,158 triliun.

Sedangkan untuk kuartal kedua 2009, laba Danamon naik 21 persen menjadi Rp 477 miliar dibandingkan kuartal pertama 2009 yang sebesar Rp 393 miliar.

Hal ini disampaikan Direktur Utama Danamon Sebastian Paredes dalam keterangan pers di Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Kamis (16/7/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terlepas dari tantangan yang ada, dalam ekonomi domestik dan global, kami telah mencapai titik balik ke arah positif dalam kinerja keuangan pada kuartal kedua 2009," katanya.

Sedangkan untuk rasio kecukupan modal, CAR Danamon tercatat sebesar 22,6 persen.

"Hal ini memungkinkan kami untuk memanfaatkan setiap peluang yang akan muncul di masa mendatang," lanjut Sebastian.

Danamon juga mencatatkan pertumbuhan kredit per 30 Juni sebesar 18 persen atau Rp 31,31 triliun.Selain itu pendapatan bunga bersih tumbuh 13 persen di kuartal II-2009 menjadi Rp 2,35 triliun dari Rp 2,07 triliun di kuartal I-2009. Sedangkan untuk semester I-2009, pendapatan bunga bersih tercatat tumbuh 9 persen mencapai Rp 4,42 triliun dari Rp 4,05 triliun di periode yang sama di 2008.

Untuk Net investment margin (NIM) pada kuartal kedua 2009 naik jadi 11,5 persen dibanding 10 persen di kuartal I-2009). Dana Pihak Ketiga (DPK) di semester pertama ini naik menjadi Rp 67,70 triliun dari Rp 65,93 triliun di semester pertama 2008.

Kredit Semester Danamon Naik Tipis

Sementara total penyaluran kredit pada akhir Juni 2009 hanya mencapai Rp 61,59 triliun, atau dalam posisi tidak beda jauh dari Rp 61,21 triliun di tahun sebelumnya.

"Kredit yang disalurkan melalui segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tetap memegang peranan kunci untuk menjalankan intermediasi dalam perekonomian," ujar Direktur Keuangan Danamon, Vera Eve Lim.

Untuk bisnis mass market, Vera mangatakan, Danamon mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 18 persen mencapai Rp 31,31 triliun dan membentuk 51 persen dari total kredit Danamon sampai dengan 30 Juni 2009.

"Bisnis mass market ini meliputi kredit mikro melalui Danamon Simpan Pinjam (DSP), pembiayaan kendaraan bermotor melalui Adira Finance dan Consumer Mass Market (CMM) kepada nasabah-nasabah individu," papar Vera. (lih/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads