Pencairan Kredit Revitalisasi Perkebunan Baru Capai 16%

Pencairan Kredit Revitalisasi Perkebunan Baru Capai 16%

- detikFinance
Selasa, 21 Jul 2009 12:49 WIB
Pencairan Kredit Revitalisasi Perkebunan Baru Capai 16%
Jakarta - Departemen Pertanian (Deptan) mencatat tingkat penyaluran kredit revitalisasi perkebunan (karet, sawit dan kakao) hingga Juni 2009 mencapai Rp 4,1 triliun atau hanya 16 persen dari total dana Rp 37,3 triliun yang siap dikucurkan oleh 15 bank swasta dan pemerintah untuk 5 tahun sejak tahun 2007 lalu.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Revitalisasi Perkebunan Departemen Pertanian Azwar AB dalam acara lokakarya di program revitalisasi perkebunan sawit, di Menara Kadin, Selasa (21/7/2009).

"Sampai akhir tahun ini seharusnya tersalur Rp 24,9 triliun, tapi sampai sekarang ini baru terealiasasi Rp 4,1 triliun atau 16 persen," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Azwar menambahkan, penyaluran kredit program revitalisasi Bank BRI hingga akhir Juni hanya mencapai Rp 1,8 triliun atau hanya sekitar 20 persen dari target tahun 2009 sebesar Rp 9,9 triliun.

Sedangkan untuk Bank Mandiri hingga periode Juni 2009 hanya tersalurkan Rp 1,592 triliun dari penyaluran tahun 2009 yang seharusnya Rp 7,7 triliun.

Hingga Juni 2009, untuk sektor sawit baru terjadi perluasan sebesar 161.000 hektar khusus dari program revitalisasi perkebunan, sedangkan peremajaan mencapai 30.000 hektar. Untuk sektor karet baru terjadi perluasan 15.000 hektar, dari jumlah 70.000 hektar.

Khusus untuk sektor kakao, perluasan lahan yang telah dicapai baru mencapai 29.000 hektar, peremajaan 16.000 hektar dan rehabilitasi 10.000 hektar.

Pada tahun 2010 nanti setidaknya diperkirakan sudah ada 364.000 hektar lahan yang sudah direvitalisasi dari total 1,2 juta hektar untuk 3 komoditas perkebunan tadi.
(hen/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads