Transaksi Derivatif Spekulatif Tak Sampai 2%

Transaksi Derivatif Spekulatif Tak Sampai 2%

- detikFinance
Jumat, 24 Jul 2009 14:57 WIB
Transaksi Derivatif Spekulatif Tak Sampai 2%
Jakarta - Produk derivatif yang bersifat spekulatif terus menurun. Hingga bulan Juni 2009 transaksi derivatif yang bersifat spekulatif tidak sampai 2 persen dari total keseluruhan transaksi derivatif.

Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Budi Mulya usai Shalat Jumat di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (24/07/2009).

"Sebelumnya, dari bulan Desember 2008 total transaksi derivatif yang bersifat spekulatif mencapai 8 persen dari total transaksi derivatif keseluruhan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi menjelaskan posisi nilai kontrak per akhir Mei 2009 hanya sebesar Rp 6,9 triliun atau hanya 1,7 persen dari nilai transaksi derivatif keseluruhan.

Berdasarkan Data BI, terlihat posisi ini jauh menurun dibandingkan dengan posisi Desember yang masih sebesar Rp 41,8 triliun atau 7,3 persen dari total transaksi derivatif.

"Untuk transaksi derivatif (bukan spekulatif) totally masih baik, transaksi hedging yang merupakan transaksi derivatif yang bermaksud untuk lindung nilai sangat wajar danย  masih menunjukan angka yang baik," ujar Budi Mulya.

BI sebelumnya telah melarang peredaran transaksi derivatif yang bersifat spekulatif melalui Peraturan Bank Indonesia no 10/37/PBI/2008 tentang transaksi valas terhadap rupiah.

Total transaksi derivatif perbankan per desember 2008 menvapai US$ 60 sampai US$ 70 miliar, sedangkan yang bersifat spekulatif sebesar US$ 3,5 miliar - US$ 4 miliar atau sekitar Rp 41 triliun.




(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads