Menurut ekonom Aviliani, sepak terjang Darmin selama ini membuatnya dikenal sebagai orang yang 'bersih' dan pekerja keras.
"Pak Darmin orangnya relatif bersih dan pekerja keras. Meskipun secara visi misi di BI kita belum tahu terlalu banyak dia akan seperti apa," ujar Aviliani saat dihubungi detikFinance, Minggu (26/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darmin terpilih menjadi DGS BI setelah menyisihkan mantan Ketua Perhimpunan Bank-bank Swasta Nasional Gunarni Soeworo. Komisi XI DPR-RI sepakat memilih Darmin secara mufakat setelah fit and proper test yang digelar pada 11 Mei 2009.
Pada fit and proper test tersebut, Darmin menekankan masih rendahnya akses pembiayaan untuk masyarakat pendapatan rendah. Hal inilah yang akan menjadi salah satu agenda utama baginya setelah menjadi Deputi Gubernur Senior BI.
Ia juga menekankan lemahnya penegakan peraturan perbankan oleh BI yang ditunjukkan dari kolapsnya Bank IFI dan Bank Century.
"Masalah yang dihadapi oleh Bank IFI dan Bank Century adalah masalah lama, jadi ada enforcement yang kurang di BI. Karena itu perlu ada yang dibenahi dalam governance BI," pungkasnya dalam fit and proper tersebut.
Lalu apakah Darmin akan membuat perubahan berarti di Bank Indonesia? Kita tunggu saja.
Berikut profil Darmin Nasution:
- Tempat/tanggal lahir: Tapanuli, 21 Desember 1949
- Lulusan: Fakultas Ekonomi UI (1976), meraih gelar doktor di Universitas Paris I Sorbon, Perancis (1986)
- Pjs Dirjen Lembaga Keuangan Depkeu
- Ketua Bapepam LK
- Komisaris Utama Bursa Efek Indonesia
- Dirjen Pajak Depkeu
(lih/nrl)











































