DGS BI Harus Persiapkan API Baru

DGS BI Harus Persiapkan API Baru

- detikFinance
Senin, 27 Jul 2009 12:12 WIB
DGS BI Harus Persiapkan API Baru
Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) terpilih Darmin Nasution mempunyai segudang tugas yang harus diselesaikan.

Mantan DGS BI, Miranda S. Goeltom menekankan DGS terpilih harus mulai mempersiapkan Arsitektur Perbankan Indonesia (API) yang baru.

"DGS terpilih sudah seharusnya mulai mempersiapkan API baru, karena situasi sekarang sudah sangat berbeda, API yang dibentuk tahun 2001 sudah kurang relevan lagi," ujar Miranda usai pelantikan DGS di Gedung Mahkamah Agung, Senin(27/07/2009). 

Miranda mengatakan, di beberapa negara dunia pun peraturan-peraturan perbankan sudah mulai diubah terkait krisis global yang terjadi kemarin.

"Belajar dari krisis, API 2001 tidak lagi cocok diterapkan pada situasi saat ini, itu menurut saya pekerjaan besar yang harus diselesaikan Darmin. Dalam bidang moneter, peran kestabilan sistem keuangan terhadap makro ekonomi menurut saya sudah seharusnya dilihat kembali," papar Miranda.

Lebih lanjut Miranda mengatakan, sistem keuangan dan otoritas moneter harus diperkuat. "Beberapa negara sudah ada yang menyatukannya ke bank sentral (otoritas moneter). Di sektor tersebut harus banyak perubahan yang dilakukan Darmin," jelasnya.

Selain itu Miranda mengatakan bahwa tidak sepantasnya sebuah otoritas merasa peraturan saja tidak cukup. "Begitu banyak produk keuangan baru dan institusi keuangan baru serta variabel baru yang menjadi penentu dan peraturan saja tidak cukup. Dulu saja harga komoditas tidak begitu penting, namun sekarang menjadi penting karena menjadi bentuk variabel baru yang bisa mempengaruhi efisiensi moneter dan perbankan," tutur Miranda.

Untuk itu, lanjut Miranda Peraturan Bank Indonesia (PBI) juga harus diperbaiki lagi. "Selain itu pengawas sistem perbankan dan moneter juga harus terdiri dari orang-orang terdidik serta berkualitas untuk meningkatkan kualitas dari bank sentral tersebut," pungkasnya.

(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads