Hal ini disampaikan oleh Direktur Korporasi BNI Krishna Suparto iketika ditemui di kantor Kementerian Negara BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (28/7/2009).
"Itu masih bisa upsize , tergantung dari kebutuhan mereka saja," ujarnya.
Namun Krishna enggan menyebutkan sampai berapa besar porsi pinjaman tersebut akan ditingkatkan. Ia hanya mengatakan, perseroan siap memberi kontribusi sebesar Rp 1 triliun dalam sindikasi tersebut.
Ia mengatakan, hingga saat ini BNI sudah melakukan pembicaraan dengan 3 bank lainnya, terdiri dari bank swasta dan bank daerah.
BNI Beri Kredit Ke GMF
Selain itu BNI juga berencana memberikan fasilitas kredit sebesar Rp 300 miliar kepada PT Garuda Maintenance Facility (GMF).
"Kita sedang dekati Garuda untuk kasih pinjaman. Mereka ada rencana untuk pembangunan infrastruktur dan maintenance ," ujar Krishna.
Menurutnya, pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan PT Garuda Indonesia dan anak usahanya tersebut. Bank pelat merah tersebut menilai GMF sebagai perusahaan yang layak untuk diberi pinjaman atas kinerjanya yang baik selama ini.
"GMF itu punya kegiatan kooperatif yang kuat sekali, dia service center terbaik di Asia," ucapnya.
(ang/dnl)











































