Demikian disampaikan Direktur Utama PT Asuransi Cigna Christine Setyabudhi dalam acara penerimaan sertifikasi ISO/IEC 27001:2005 Cigna di Graha Niaga,Jakarta, Rabu (29/7/2009).
"Kita optimistis pemegang polis akan bertambah menjadi 2 juta dari tahun 2008 yang sudah mencapai 1,5 juta pemegang polis," pungkasnya.
Kenaikan jumlah pemegang polis ini tentunya terkait erat dengan kemampuan marketing perusahaan. Christine sendiri menekankan, pihaknya memang fokus pada telemarketing yang kini sudah mencapai 800 kliem.
"Klien kita ada sekitar 800 telemarketing dan karena telemarketing tidak bisa dipisahkan dari kerahasian data. Maka mulai dari partner ke kita (Cigna) dan ke distributor ke call kita pastikan secure," paparnya.
Sertifikasi ISO/IEC 27001:2005
Selain itu, pada kesempatan yang sama PT Asuransi Cigna (Cigna) juga mendapatkan sertifikat ISO/IEC 27001:2005. Perseroan harus merogoh kocek US$ 150.000 untuk memperoleh sertifikat tersebut.
ISO/IEC 27001:2005 merupakan standar penerapan sistem manajemen informasi. Standar penerapan sistem manajemen keamanan informasi di Cigna sendiri dalam memberikan perlindungan atas kerahasiaan data informasi nasabah dan mitra usaha di dalam setiap aspek operasional mencakup bidang telemarketing, pengembangan sistem informasi, operasional, dan infrastruktur.
"Kami menyadari pentingnya kerahasiaan data dari setiap mitra usaha kami dengan demikian dapat memberikan nilai lebih bagi kami dalam menjalankan bisnis anfinity marketing dalam dunia asuransi," ujar Christine.
Ia mengatakan, pada prinsipnya cigna berpartner sebagai mitra usaha dengan memberikan tawaran perlindungan asuransi kepada mitra usaha kami.
"Kami mempunyai 22 mitra usaha lembaga keuangan dan 7 non lembaga keuangan," jelasnya.
Manfaat ISO, lanjut Christine, merupakan sebuah lompatan besar yang kita percaya sebagai the leader affinity marketing.
(dru/lih)










































