Menurut Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo, kenaikan laba ini dipicu pendapatan bunga bersih yang naik 23,6 persen dari Rp 7,004 triliun menjadi Rp 8,66 triliun di semester I-2009.
"Kenaikan laba disumbang oleh peningkatan fee base income pendapatan bunga bersih," katanya dalam keterangan persnya di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (29/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara rasio kredit bermasalah perseroan tercatat naik tipis menjadi 1 persen dari sebelumnya 0,97 persen di paruh pertama 2008.
Untuk low cost fund (giro dan tabungan) tercatat Rp 162,7 triliun atau naik dari tahun lalu yang sebesar Rp 151 triliun. (lih/dnl)











































