Pembiayaan PNM per Juli 2009 Rp 338 Miliar

Pembiayaan PNM per Juli 2009 Rp 338 Miliar

- detikFinance
Senin, 03 Agu 2009 14:30 WIB
Pembiayaan PNM per Juli 2009 Rp 338 Miliar
Jakarta - Hingga Juli 2009, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sudah menyalurkan pembiayaan hingga Rp 338 miliar. Jumlah ini masih jauh dari target setahun 2009 yang mencapai Rp 1 triliun.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Utama PNM, Parman Nataadmadja usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Jabar Banten di Kantor PNM, Jakarta, Senin (3/08/2009).

"Pembiayaan sampai Juli sudah Rp 338 miliar, kalau tahun ini pembiayaan diharapkan bisa sampai Rp 1 triliun," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada 2008, target pembiayaan perseroan sekitar Rp 600 miliar.

Selain masalah pembiayaan, Parman juga mengungkapkan laba bersih perseroan pada semester I-2009 tercatat sebesar Rp 13,4 miliar.

"Pertumbuhan laba bersih kita memang terus turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya di tahun yang sama, hal ini dikarenakan kita belum bisa berekspansi lebih, sesuai dengan program dulu kita hanya mengandalkan bisnis yang namanya kredit program yang diharapkan akan selesai pada tahun 2011," papar Parman.

Kerjasama dengan Bank Jabar

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) menggandeng PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank Jabar Banten) dalam rangka perluasan akses dan peningkatan penyaluran pembiayaan bagi usaha mikro dan kecil di Wilayah Jawa Barat dan Banten.

Rencananya, Bank Jabar Banten akan memberikan dana pembiayaan sebesar Rp 300 miliar kepada PNM.

Kerjasama PNM dan Bank Jabar Banten meliputi pemanfaatan fasilitas kredit Bank Jabar Banten yang akan disalurkan melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang merupakan produk pembiayaan dari PNM untuk debitur dengan plafon diatas batas plafon ULaMM PNM.

"Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan percepatan dalam upaya membantu usaha mikro dan kecil di wilayah Jabar dan Banten serta meningkatkan kualitas produk dan kapasistas usaha dan memperluas akses pasar," ujar Direktur Utama PNM, Parman Nataatmadja.

Di samping itu, Parman mengatakan kerjasama ini juga meliputi sinergi produk dan pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kedua belah pihak.

Melalui 58 ULaMM milik PNM yang telah tersebar di wilayah Jawa Barat dan Banten, PNM akan memanfaatkan fasilitas kredit bank Jabar Banten untuk penyediaan jasa pembiayaan kepada usaha mikro dan kecil produktif di semua sektor ekonomi.

"Sampai dengan bulan Juli 2009, nasabah ulam sudah mencapai 5400 nasabah, sampai akhir tahun akan mencapai lebih dari 10.000 nasabah," tuturnya

Parman mengatakan, kerjasama ini merupakan pembiayaan modal kerja dan investasi yang akan diberikan meliputi plafon pembiayaan hingga Rp 200 juta dengan jangka waktu hingga 4 tahun.

Direktur Utama Bank Jabar Banten, Agus Ruswendi mengatakan melalui kerjasama ini akan mempercepat atau melampaui capaian target proporsi pembiayaan kepada UKM dari Bank Jabar Banten dari total kredit yang diberikan di tahun 2009.

"Dalam kerjasama ini Insya Allah kita akan sanggup memberikan dana yang diminta PNM untuk pembiayaan sebesar Rp 300 miliar dan kerjasama ini akan memperkuat positioning Bank Jabar banten sebagai bank masyarakat Jawa Barat dan Banten," tutur Agus.

Dengan mensinergikan potensi dan keunggulan kerjasama antara PNM dengan Bank Jabar Banten, lanjut Agus, diharapkan dapat mengatasi jumlah pengangguran, meningkatkan daya saing produk usaha mikro dan kecil serta mengembangkan ekonomi lokal yang berbasis usaha produktif.


(dru/lih)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads