"Penyaluran kredit sampai akhir Juni 2009 tumbuh 0,97% year to date karena masih lemahnya kegiatan investasi," kata Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution, di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (3/8/2009).
Darmin mengatakan saat ini respon perbankan dari sisi penurunan suku bunga kredit masih belum memuaskan meskipun tanda-tanda penurunan suku bunga kredit sudah dilakukan perbankan. "Respon suku bunga mulai membaik walaupun belum memuaskan," katanya.
Mengenai kinerja perbankan sampai saat ini, kata Darmin, masih menunjukan tanda-tanda positif yaitu ditandai dengan tingkat rasio kecukupan modal (CAR) per akhir Mei sebesar 17,3%, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) di bawah 5%.
"Likuiditas perbankan dan pasar uang antar bank makin membaik, dana pihak ketiga meningkat," jelasnya.
Selain itu, Darmin mengatakan tingkat penurunan suku bunga deposito telah mencatat penurunan 190 basis poin, meskipun BI Rate telah turun 250 basis poin semenjak BI melakukan upaya pelonggaran likuiditas beberapa waktu lalu.
"Tetapi lending rate -nya baru 80 basis poin. memang ruang perbaikan lending rate mestinya tebuka cukup lebar," ucapnya.
(hen/dnl)











































