Hal ini disampaikan oleh Direktur Surat Berharga Negara Departemen Keuangan Bhimantara Widyajala kepada detikFinance, Kamis (6/8/2009).
"Jumlah pemesanan ORI006 sampai 5 Agustus adalah Rp 836,78 miliar, sehingga total akumulatif pemesanan mencapai Rp 6,31 triliun. Beberapa agen penjual telah mengajukan permintaan tambahan target dan telah disetujui. Target dari agen penjual sekarang menjadi Rp 8,42 triliun," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masa penawaran ORI006 dibuka sejak 24 Juli 2009 dan akan ditutup pada 7 Agustus 2009. Kupon ORI006 yang diberikan pemerintah adalah 9,35%, atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata suku bunga deposito perbankan saat ini.
ORI006 diterbitkan dengan nominal per unit Rp 1 juta, dan pemesanan minimal adalah 5 unit atau Rp 5 juta. Sedangkan pemesanan maksimalnya adalah 3.000 unit atau Rp 3 miliar.
(dnl/qom)










































