Demikian disampaikan Bank Permata dalam siaran pers yang dikutip detikFinance , Rabu (12/8/2009).
David Martin Fletcher dinilai pemegang saham sebagai seorang bankir dengan pengalaman yang luas di perbankan global. David juga merupakan bankir senior yang memiliki pengalaman di bidang audit, resiko dan manajemen serta berpengalaman di negara-negara Asia melalui penugasan di China, Hongkong, Singapura, dan Bangladesh.
Terhadap penunjukkan David Fletcher sebagai Direktur Utama Bank Permata yang baru, Komisaris Utama Bank Permata, Ray Ferguson mengatakan pengalaman global David Fletcher akan memperkuat dan meningkatkan kemampuan Bank Permata dalam mendayagunakan praktek perbankan terbaik di dunia.
"Ia merupakan bankir yang berpengalaman serta memiliki pemahaman global setelah hampir 24 tahun berkarya di beberapa negara di Eropa, Asia dan Afrika," tuturnya.
RUPSLB juga menerima pengunduran diri Peter B. Stok sebagai Komisaris Independen Bank Permata mengingat beberapa waktu yang lalu Peter B. Stok diangkat menjadi Komisaris Utama salah satu Bank BUMN dan menominasikan Ajay Chamanlal Kanwal sebagai anggota baru dalam Dewan Komisaris.
Semua penunjukkan ini akan efektif setelah melalui proses persetujuan dari Bank Indonesia.
RUPSLB menyetujui perubahan komposisi Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Bank Permata sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Raymond John Ferguson
Wakil Komisaris Utama : Gunawan Geniusahardja
Komisaris Independen : Dr. Lukita D. Tuwo
Komisaris Independen : Inget Sembiring
Komisaris Independen : I. Supomo
Komisaris Independen : David Allen Worth
Komisaris: Ajay Chamanlal Kanwal
Komisaris: Mark Spencer Greenberg
Dewan Direksi
Direktur Utama : David Martin Fletcher
Wakil Direktur Utama : Herwidayatmo
Direktur Kepatuhan : J. Georgino Godong
Direktur : Giridhar S Varadachari
Direktur : Guy Roland Isherwood
Direktur : Lauren Sulistiawati
Direktur : Honggo Widjojo Kangmasto
Direktur : Indri Koesindrijastoeti H
(dru/dnl)











































