Hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (14/8/2009).
"Agar target pertumbuhan kredit kita tahun ini sebesar 16 persen bisa tercapai, maka kita harus menyalurkan kredit baru sebesar Rp 9 triliun di semester kedua ini," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, dari jumlah tersebut, mayoritas penyaluran kredit akan dilakukan dalam bentuk mata uang rupiah atau sekitar 70 persen, sisanya 30 persen dalam bentuk mata uang asing.
(ang/dro)











































